Assalamu’alaikum!
Di postingan saya yang kelima ini, saya akan membahas sedikit tentang
materi yang merupakan tugas lanjutan. Kali ini pembahasannya tentang manajemen
database silahkan dibaca
Manajemen Sumber Data
Data
merupakan sumber daya data organisasi yang vital dan perlu dikelola
seperti asset penting lainnya. Kebanyakan organisasi tidak dapat hidup
atau tidak akan sukses tanpa data internal dan eksternal yang
berkualitas.
Konsep Dasar Data
Secara logis, data diorganisasikan ke dalam jenjang sebagai berikut.
1. Character
Sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit yang menyatakan sebuah karakter dalam memori (1 byte=1 karakter)
Sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit yang menyatakan sebuah karakter dalam memori (1 byte=1 karakter)
2. Field
Bisa dikatakan bahwa field adalah kelompok kecil dari kumpulan character. Misalnya database mahasiswa berisi field nama, berarti isinya adalah kumpulan nama tersebut
Bisa dikatakan bahwa field adalah kelompok kecil dari kumpulan character. Misalnya database mahasiswa berisi field nama, berarti isinya adalah kumpulan nama tersebut
3. Record
Sekumpulan field yang saling berhubungan terhadap objek tertentu. Misalnya selain field nama juga dibuat field NIM, nomor telepon, nama orang tua dan jenis kelamin. Kumpulan field-field itulah yang disebut record
Sekumpulan field yang saling berhubungan terhadap objek tertentu. Misalnya selain field nama juga dibuat field NIM, nomor telepon, nama orang tua dan jenis kelamin. Kumpulan field-field itulah yang disebut record
4. File
Kumpulan record yang berhubungan dengan suatu objek. Misalnya
record mahasiswa yang digabungkan dengan dengan record orang tuanya.
Adapun jenis-jenis file sebagai berikut.
a. File Induk (Master File): file yang harus ada selama hidup sistem.
b. File Transaksi: File untuk mencatat/merekam data hasil transaksi yang terjadi selama satu periode, misalnya file penjualan.
c. File
Laporan: File berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini
biasanya diambilkan dari field di satu atau lebih master file untuk
mempersiapkan pembuatan laporan.
d. File Sejarah (History File): File yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip.
e. File Backup (File Cadangan): Salinan dari file-2 yang masih aktif di dalam database pada suatu saat tertentu.
5. Database
Kumpulan file yang terstruktur dan terintegrasi sedemikian rupa
sehingga proses data dan pencarian data pada file dapat dilakukan dengan
mudah. Kumpulan
dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan di
komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
Pendekatan dalam Mengelola Data
File oriented (traditional) approach
Dalam
pendekatan ini, sumber data dikumpulkan dalam file-file yang tidak
berhubungan satu sama lainnya. Tiap file dirancang untuk aplikasi
tertentu.
Kelemahan:
a. Duplikasi data (data redundancy)
Misal: File Penjualan, File Gaji, dan File Personalia
Akibatnya:
- Memodifikasi data yang duplikatif harus dilakukan untuk berbagai file, sehingga kurang efisien.
- Pembesaran tempat penyimpanan.
b. Database retability (tidak terjadi hubungan data)
Misalnya file penjualan tidak dapat berhubungan dengan file personalia (terjadi duplikasi)
c. Database Approach
Kelebihan:
- Duplikasi data dapat dikurangi.
- Hubungan data dapat ditingkatkan.
Ada dua jenis database, diantaranya:
1. Database
Operasional: Database ini menyimpan rincian data yang diperlukan untuk
mendukung seluruh operasi perusahaan. Database ini juga disebut subject area database (SADB), database transaksi, dan database produksi.
2. Database
Analitis: Database ini menyimpan data dan informal yang diperolah dari
operasi yang dipilih dan database eksternal. Database ini berisi
ringkasan data dan informasi yang paling dibutuhkan oleh manajer
perusahaan dan pengguna akhir lainnya.
Struktur Database
1. Struktur Hirarkis
Model yang sesuai digunakan untuk one-to-many relationship, dengan kata lain satu ke banyak.
2. Struktur Jaringan
Model yang sesuai digunakan untuk many-to-many relationship. Misalnya, anak mempunyai lebih dari satu orang tua.
3. Struktur Relasional
Model
database yang paling baru, yang berusaha mengurangu kelemahan model
database hirarkis dan model database jaringan. Dalam model relasional,
semua elemen data dalam database dipandang disimpan dalam bentuk
tabel-tabel sederhana.
4. Struktur Multidimensi
Struktur
multidimensi merupakan variasi dari struktur relasional yang
menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan
hubungan antar data. Multidimensional
dapat divisualisasikan sebagai kotak-kotak data dan kotak dalam kotak
data. Setiap sisi kotak dianggap sebagai sebuah dimensi dari data.
5. Struktur Berorientasi pada Objek
Struktur berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu dari teknologi penting dari generasi baru aplikasi multimedia berbasis web. Model struktur berorientasi objek mendukung pewarisan, maksudnya objek-objek baru dapat secara otomatis dibuat dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari suat satu atau lebih objek asal.
Azzura Sami'atunnisa
D1041151059
Tidak ada komentar:
Posting Komentar